Beranda > Straight News > Gubernur : Awasi Gerakan Under Ground

Gubernur : Awasi Gerakan Under Ground

21 Februari 2007

CALANG-Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta masyarakat tidak terpancing dengan gerakan bawah tanah yang ingin menggoyang kendudukan bupati dan wakil bupati yang terpilih dari calon independen. Gerakan ini dapat merusak situasi keamanan yang saat ini sudah semakin kondusif.
“Bila ada gangguan keamanan segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat.

Semua masyarakat harus aktif menjaga perdamaian yang telah diraih,” kata Irwandi saat melantik Bupati Aceh Jaya Ir Azhar Abdurrahman dan Wakil Bupati Zamzami A Rani dalam Sidang Paripurna DPRD Aceh Jaya kemarin.

Namun, gubernur tidak merinci gerakan bawah tanah seperti apa yang dimaksud. Yang jelas, ada sekitar 6 pasangan calon bupati dan walikota yang menang dalam pilkada yang digelar di 19 daerah tingkat dua di Aceh.

Gubernur juga menyatakan keprihatinannya melihat kondisi Aceh Jaya yang hancur akibat terjangan tsunami. Walau rekonstruksi dan rehabilitasi hampir dua tahun berjalan, hingga kini aktivitas masyarakat belum mampu bangkit secara cepat.

Dia meminta pemerintahan Aceh Jaya yang baru menginventarisir hasil alam unggulan untuk dikembangkan demi kesejahteraan rakyat. Namun, komoditi yang akan dikembangkan itu harus berdasarkan studi kelayakan.

Irwandi mengatakan, saat ini pemerintah Aceh mulai merintis kerjasama dengan Malaysia mengembangkan perkebunan kelapa sawit. Rencananya, masing-masing kabupaten/kota disediakan lahan seluas 15 ribu hektare. Perkebunan itu akan dilengkapi satu unit pabrik pengolahan minyak goreng.

Selain itu, gubernur meminta pemerintah Aceh Jaya untuk memberantas praktik iligeal logging di daerah yang kaya hasil hutan itu. “Kedepan jangan ada lagi pembalakan hutan baik itu legal atau tidak di seluruh Aceh,” tegasnya.

Begitu juga dengan masalah pemberantasan korupsi. “Tidak hanya para kepala daerah, semua aparatur pemerintahan harus bersih dari perilaku menggrogoti uang rakyat. Makanlah yang halal,” ujarnya.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Aceh Jaya Teuku Hamdani, Ir Azhar Abdurrahman dan Zamzami A Rani terpilih sebagai Bupati dan wakil Bupati Aceh Jaya priode 2007-2012 setelah meraih 21.883 suara dalam Pilkada 11 Desember 2006. Keduanya berasal dari jalur independen.

Kenduri Raya
Usai pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati mantan GAM itu digelar kenduri raya yang dihadiri sekitar 10 ribu warga dari berbagai pelosok Aceh Jaya. dipusatkan di lapangan sepak bola Calang itu berlangsung meriah dan tertib.

Acara itu dimulai pukul 11.45 wib dan turut dihadiri Gubernur Irwandi Yusuf, bupati dan wakil bupati terpilih, Ir Azhar Abdurrahman-Zamzami A. Rani, serta tokoh masyarakat dan para pejabat pemerintah.

Dalam acara itu, panitia menyembelih 21 ekor sapi sumbangan berbagai pihak. Disamping itu, panitia juga mewajibkan pihak kecamatan menyediakan nasi beserta lauk pauk untuk 3.000 undangan. (mag-12)

http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=1600

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: