Beranda > Straight News > Ketua DPRK Aceh Jaya Dipanggil Polisi

Ketua DPRK Aceh Jaya Dipanggil Polisi

10 April 2007

ACEH JAYA-Terkait kasus terbengkalainya boat bantuan Depsos RI sebanyak 10 unit di Desa Ranup Dong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Ketua DPRK Aceh Jaya, T. Hamdani dinyatakan sudah dipanggil oleh pihak Polres Persiapan Aceh Jaya. Pemanggilan orang nomor satu di DPRK Aceh jaya itu, sisampaikan langsung Bagian Urusan Operasional Intelkam, Polres Persiapan Aceh Jaya, Briptu Amin kepada koran ini, Senin (9/4).

Briptu Amin mengatakan Ketua DPRK Aceh Jaya itu dipanggil untuk dimintai keterangan soal terbengkalainya boat bantuan Depsos itu di Meulaboh Aceh Barat. Pihak Kepolisian setempat sudah melayangkan surat pemanggilan untuk Ketua DPRK itu pada Jumat, (6/4) lalu.

Kemudian Ketua DPRK itu datang pada Jumat malam harinya dan langsung bertemu dengan Kasat Intelkam Polres Persiapan Aceh Jaya. Amin menambahkan pemanggilan Ketua DPRK Aceh Jaya itu hanya sebatas untuk dimintai keterangan menyangkut Boat Depsos tersebut.

Masih menurut Amin, dasar pemanggilan Ketua DPRK Aceh Jaya itu karena menyangkut proses terlantarnya boat bantuan Depsos.

Sebelumnya kita sudah memanggil Panglima Laot Aceh Jaya, Jumaidi untuk dimintai keterangan terhadap persoalan tersebut. Menurut pengakuan Jumaidi, Ketua DPRK Aceh Jaya juga terlibat dalam pengadaan boat bantuan Depsos itu. “Pihaknya tetap menelusuri proses realisasi bantuan boat untuk nelayan di Aceh Jaya itu,” kata Amin.

Sementara itu, Kapolres Persiapan Aceh Jaya, Drs. Kompol Masikh kepada koran ini kemarin justru mengaku belum mengetahui pemanggilan Ketua DPRK Aceh Jaya itu. Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Jaya, T Hamdani melalui selulernya kepada koran ini membantah bahwa dirinya dipanggil oleh pihak Polres Persiapan Aceh Jaya. Ditanya soal boat bantuan Depsos itu, Hamdani mengatakan sudah tidak ada masalah lagi. “kita akan berikan boat itu kepada nelayan di Aceh Jaya pada pertengahan Bulan Juli 2007 mendatang”, katanya.

Sebagai informasi yang diterima koran ini, boat bantuan Depsos itu dibantu pada tahun 2005 -2006, Menteri Sosial memberikan bantuan itu dalam bentuk dana. Pengadaan boat itu untuk diberikan kepada nelayan di Aceh Jaya. Jumlah boat yang diberikan untuk Kabupaten Aceh Jaya mencapai 50 unit. Dari jumlah itu, Panglima Laot Aceh Jaya mendapat porsi 40 unit yang dibuat di galangan Desa Panton Makmur, Kota Calang.

Sedangkan Ketua DPRK Aceh Jaya mendapat porsi 10 unit yang dibuat oleh rekanan di Desa Ranup Dong, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Nilai bantuan boat itu berjumlah Rp 2,5 Milyar. Boat 5 GT itu dibuat seharga Rp 50 Juta perunit. (mag-12)

http://rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=1979&tit=Berita%20Utama%20-%20Ketua%20DPRK%20Aceh%20Jaya%20Dipanggil%20Polisi

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: