Beranda > Straight News > Dana DKP Rp 250 Juta Diselewengkan

Dana DKP Rp 250 Juta Diselewengkan

30 Mei 2007

ACEH JAYA-Realisasi dana bantuan dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk nelayan di Aceh Jaya semakin tidak jelas. Panglima Laot kabupaten Aceh Jaya, Jumaidi diduga telah melakukan penyelewengan dana bantuan DKP sebesar Rp250 Juta. Bantuan tersebut di berikan disaat kunjungan kerja Menteri Sosial sejak tanggap darurat pasca tsunami pada tahun 2005 lalu.

Sejumlah nelayan di Kota Calang menyesalkan sikap dari Panglima Laot Aceh Jaya itu. Menurut nelayan di Desa Rigaih, Zulbaini kepada Koran ini,
sampai kini bantuan dana dari DKP itu belum diterimanya.

Padahal menurut rencana, dana itu akan dibagi-bagikan kepada nelayan di Aceh Jaya. Tapi dana itu sampai sekarang tidak jelas digunakan oleh Panglima Laot Kabupaten. Dia meminta agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas dana bantuan dari DKP itu.

Sementara itu seorang staff Organisasi Hukum dan Adat Laot, Darwin kepada koran ini, Senin (28/5) mengatakan, uang yang berjumlah Rp250 juta itu dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) masih berada ditangan Panglima Laot Aceh Jaya. Darwin mengaku dana tersebut belum dibagi-bagikan kepada nelayan sebagaimana kesepakatan.

Sehingga para nelayan dan para Panglima Laot Lhok se-Aceh Jaya itu meminta agar dana tersebut bisa dipertanggung jawabkan. Secara terpisah, Panglima Laot Aceh Jaya, Jumaidi kepada rakyat aceh
kemarin mengatakan, bantuan dana dari DKP itu masih ada dan masih utuh sebesar Rp250 Juta.

Menurut Jumaidi, dana itu tidak dibagikan kepada nelayan, tapi dana tersebut akan dibuat boat sebanyak 5(lima) unit. Boat bantuan dari DKP itu dibuat di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Jumaidi mengatakan boat bantuan dari DKP itu akan dibagikan untuk perangkat kabupaten panglima laot di Aceh Jaya.

Menurut pantauan koran ini, 5(lima) unit boat yang dibuat dengan dana DKP itu semakin tidak jelas keberadaanya. Bahkan boat yang dibuat di Meulaboh
itu tidak jelas dimana lokasinya.

Sementara itu beberapa orang perangkat
panglima laot kabupaten menolak pengadaan boat tersebut, karena dana DKP itu pada prinsipnya bukan untuk pengadaan boat melainkan untuk dibagikan kepada nelayan-nelayan di Aceh Jaya. (fir)

http://rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=2139&tit=Berita%20Utama%20-%20Dana%20DKP%20Rp%20250%20Juta%20Diselewengkan

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: