Beranda > Straight News > Aniaya Sopir Truck, Tiga Polisi Di Sel

Aniaya Sopir Truck, Tiga Polisi Di Sel

7 Agustus 2007

CALANG–Tiga personil kepolisian di Aceh Jaya dijebloskan ke sel gara-gara memukul seorang sopir truk. Insiden itu terjadi ketika acara pembaretan di Lageun, Kecamatan Setia Bhakti, Aceh Jaya, Sabtu (4/8) malam. Akibat penganiayaan itu, kepala sopir truk itu robek dan harus dirawat di rumah sakit. Kapolres Persiapan Aceh Jaya melalui Kabag Ops AKP Hari mengaku ketiga pelaku pemukulan itu sudah dimasukkan ke dalam penjara untuk diproses lebih lanjut. “Kita sangat menyayangkan kejadian itu. Para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya kepada koran ini kemarin. Dia mengatakan, korban yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien, Meulaboh, semua biaya pengobatannya ditanggung oleh pihak kepolisian. Informasi yang diperoleh koran ini, insiden itu terjadi sekitar pukul 21.00 wib. Saat itu personil polisi dari Samapta sedang melakukan kegiatan pembaretan di Lageun, Setia Bakti. Lantaran tengah acara, beberapa orang polisi lalu menghentikan truk barang yang dikemudikan Sayed, warga Desa Monmata, Kecamatan Krueng Sabee. Namun, ketika distop truk barang yang membawa kelapa sawit itu tidak berhenti dan jalan terus hendak menuju Calang. Tiga polisi itu lalu mengejar truk tersebut dari belakang. Setelah truk itu dihentikan, polisi tersebut langsung membentak-bentak korban dan akhirnya terjadi pemukulan. Akibat pemukulan itu kepala korban robek. Sayed lalu ditolong oleh warga yang kebetulan melintas disana ke Rumah Sakit Meulaboh. Pejabat Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Krueng Sabee, Pang Tony mengaku sangat kecewa dengan aksi pemukulan itu. Menurutnya, tiga orang polisi memukul seorang rakyat biasa tanpa perlawanan itu sangat tidak manusiawi. “Seharusnya polisi memberikan perlindungan kepada masyarakat, jangan main pukul,” ujarnya. Dia meminta ketiga polisi yang memukul sopir truk itu dipecat dan jangan hanya dimasukkan dalam penjara saja. “Itu kasus kriminal dan harus diusut sampai tuntas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya. (fir) http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=2644

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: