Beranda > Straight News > Website Aceh Jaya 100 Juta Diduga Fiktif

Website Aceh Jaya 100 Juta Diduga Fiktif

10 September 2007

CALANG-Pengadaan Website atau situs internet Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, http://www.acehjaya.go.id yang dikelola oleh Bagian Humas Setdakab Aceh Jaya diduga fiktif. Sementara dana yang dialokasikan dalam APBD Kabupaten Aceh Jaya tahun 2005 lalu sebebsar Rp 100 juta, hingga kini tidak jelas penggunaannya.

Laporan adanya temuan fiktif itu disampaikan beberapa staff dan pegawai di Setdakab Aceh Jaya kepada koran ini Sabtu kemarin. Seorang staff Humas yang namanya tidak mau ditulis itu mengaku proses penerbitan website tahun 2005 lalu tidak produktif. Uangnya ditarik tapi programnya tidak berjalan. Padahal kegunaan website itu sangat penting untuk menyiarkan informasi tentang Kabupaten Aceh Jaya kepada khalayak ramai.

Sementara itu, Camat Krueng Sabee, Saiful Bahri pernah mengeluh karena ketiadaan informasi dari website Aceh Jaya itu. Kalau website itu berfungsi, maka data base Aceh Jaya mudah diketahui oleh umum.

Kemudian profil daerah juga bisa lengkap disajikan untuk menarik minat investasi ke Aceh Jaya. Saiful meminta agar kinerja humas lebih ditingkatkan jangan berorientasi pada uangnya saja.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum dan Humas Setdakab Aceh Jaya, Adnan Ali Laban kepada koran ini mengaku, pengelolaan website itu merupakan tanggung jawab Syafrizal, mantan pegawai Humas Setdakab yang kini sudah dipindah tugaskan sebagai Guru Bahasa Inggris di SMA 1 Krueng Sabee. Dirinya tidak mengetahui secara persis tentang website tersebut.

Sudah Diluncurkan
Secara terpisah, mantan pegawai Humas Setdakab Aceh Jaya itu, Syafrizal ketika dihubungi Koran ini, Sabtu (8/9) kemarin mengaku sedang berada di Banda Aceh. Menurut Syafrizal pihaknya sudah meluncurkan website Aceh Jaya pada tahun 2005 lalu hanya sebatas tampilan di internet saja.

Kemudian tahun 2006 dana untuk pengadaan website itu ditiadakan. Lalu tahun 2007 ini dana yang jumlahnya lebih kurang Rp 100 juta itu kembali dialokasikan lagi untuk pemantapan website Aceh Jaya itu.

Syafrizal mengatakan tahun ini pihaknya akan melibatkan pihak ketiga untuk mengelola website di Aceh Jaya itu. Dana yang dialokasikan itu bersumber dari APBD Kabupaten dalam jumlah perpaket.

Menurut keterangan dari beberapa pakar ahli pembuatan sebuah website, dana yang bisa dihabiskan untuk pengadaan website saja lebih kurang Rp 30 Juta, belum termasuk biaya honor staff. (fir)

http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=2944&tit=Berita%20Lalu%20-%20Website%20Aceh%20Jaya%20Rp%20100%20Juta%20Diduga%20Fiktif

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: