Beranda > Straight News > Sekolah Disegel, Siswa Belajar Di Balai Desa

Sekolah Disegel, Siswa Belajar Di Balai Desa

23 Oktober 2007

CALANG – “Hari pertama masuk sekolah usai lebaran di Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, kemarin merupakan hari buruk bagi pelajar disana. Ratusan pelajar di 6 SD di daerah bekas tsunami itu kembali belajar di tempat-tempat darurat dan di balai desa karena sekolah mereka digembok.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya, M Nur Djuned mengatakan, digemboknya enam SD itu lantaran ada masalah antara kontraktor pelaksana dengan pihak donatur dari German Red Cross. Pemda sudah berkali-kali memanggil mereka untuk menyelesaikan sengketa itu, namun mereka tidak pernah datang.

Sekolah SD yang disegel kontraktor adalah SD Teupin Asan, SD 1 Teunom, SD 2 Teunom, SD Seuneubok Padang, SD Rambong Payong dan SD Cot Trap. “Bila persoalan tidak selesai, Pemkab Aceh Jaya tidak akan meresmikan sekolah itu,” katanya kepada koran ini kemarin.

Akibat sengketa itu, ratusan pelajar SD yang selama ini sudah bersekolah disana, kini terpaksa belajar di balai desa atau tempat darurat lainnya. Langkah ini diambil agar proses belajar-mengajar para para siswa-siswi itu tidak terhenti. “Kita berharap dalam minggu ini masalah antara keduanya dapat diselesaikan,” kata Djuned.

Camat Teunom, T Mufizar mengaku kecewa dengan pihak donatur dari German Red Cross yang hingga kini belum menyelesaikan utang piutang dengan kontraktor pelaksana tersebut. Enam dari 10 unit sekolah yang didanai lembaga itu akhirnya disegel oleh kontraktor pelaksana.

Menurut Mufizar, penyegelan itu sepertinya masih akan terus dilakukan hingga masalah utang-piutang itu dileselesaikan. “Kita berharap kedua pihak dapat melanjtukan pembicara untuk menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, ini akan mengganggu proses belajar mengajar siswa-siswi di enam SD itu,” katanya. (fir)

http://rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=3203&tit=Berita%20Utama%20-%20Sekolah%20Disegel,%20Siswa%20Belajar%20di%20Balai%20Desa&

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: