Beranda > Straight News > Istri Sekdes Di Rampok

Istri Sekdes Di Rampok

27 Maret 2008

SAMPOINIET–Perampok beraksi di Aceh Jaya. Kali ini menimpa Yuli, 30, istri Sekretaris Desa Mata Ie, Kecamatan Sampoiniet. Pelaku berhasil membawa kabur kalung emas seberat 8 mayam milik korban.
Hingga kemarin korban masih dirawat di Puskesmas Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti Aceh Jaya karena menderita luka dipukul perampok.
Dari informasi yang diperoleh koran ini kemarin, peristiwa perampokan itu terjadi pada Senin, 17 Maret di rumah korban, Desa Mata Ie.

Adnan, tokoh masyarakat setempat menuturkan, pada malam itu, warga sedang melakukan pertemuan di masjid untuk membahas peringatan maulid.
Yuni yang bekerja sehari-hari sebagai penjual mie di depan rumah saat itu tinggal sendiri. Pada pukul 21.00 WIB kemudian warga mendengar suara jeritan seorang perempuan. Mendengar suara aneh itu, warga berlarian ke lokasi. Kebetulan rumah korban tidak jauh dari masjid.

Saat didatangi warga, terlihat korban yang dikenal istri Sekretaris Desa Mata Ie itu sudah terkulai di atas lantai kios. Melihat kejadian itu, warga langsung menolong dan sebagian warga yang lain mengejar pelaku. Sementara korban dibawa ke Polindes Desa Mata Ie untuk mendapat perawatan.

Adnan mengatakan, korban saat itu masih sadar dan teringat bahwa ciri pelaku berbadan kurus dan memakai topeng. Pelaku diyakini melakukan aksinya seorang diri dengan berjalan kaki. Pelaku juga sempat memukul korban dan membawa kabur kalung emas seberat 8 Mayam milik korban.

Setelah melakukan aksinya pelaku melarikan diri ke hutan sawit. Adnan menyebutkan, malam itu juga warga mendatangi tempat tinggal para pekerja asal Jawa yang membangun rumah di Desa Mata Ie. A
Dia mengatakan kecurigaan warga karena kedatangan para pekerja itu tidak melapor kepada aparatur desa setempat. Satu persatu mereka disuruh berbaris. Namun tidak ada satu orang pun yang keluar.

Warga tidak menaruh curiga, tapi untuk kewaspadaan, malam itu juga aparatur desa memanggil donatur dan kontraktor pelaksana untuk menjamin para pekerja tersebut.
Petugas Canadian Red Cross dan PT. Wijaya Karya yang mempekerjakan mereka datang ke lokasi kejadian membuat surat perjanjian dengan warga. Setelah surat perjanjian ditandatangani, kondisi Desa Mata Ie mulai berangsur normal.

Kapolsek Sampoiniet ketika dihubungi tidak berhasil kerena telepon selulernya tidak aktif. Namun salah seorang anggota KPA Meurehom Daya, Masri mengatakan, kejadian itu menjadi pengalaman dan pelajaran bagi warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian antara sesama. (fir)

http://rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=4367&tit=Berita%20Utama%20-%20Istri%20Sekdes%20Dirampok

Iklan
Kategori:Straight News
%d blogger menyukai ini: